Pentingnya Media Sosial Sebagai “Personal Branding” Bagian 2.

Pentingnya Media Sosial Sebagai "Personal Branding".

Tekno – Dapat disimpulkan bahwa sosial media atau sosmed atau medsos sekarang bukan lagi hanya sekedar sebagai ajang komunikasi dan interaksi sesama pengguna, tetapi maknanya meluas menjadi sebagai personal branding.

Personal branding adalah sebuah cara memasarkan diri atau imej kita secara individu. Jika sebelumnya praktek “memasarkan diri dan karier” lebih berdasarkan pada teknik manajemen self-help improvement,personal branding adalah konsep yang lebih menekankan bahwa kesuksesan datang dari self-packaging.

Dari sosmed tersebut kita bisa menilai dan melihat karakter dari postingan/status seseorang. Postingan yang berisi keluh kesah dan amarah menandakan bahwa seseorang mengalami suatu gangguan psikis yang dinamakan factitious disorder, yaitu gangguan psikis dimana seseorang baru merasa lega ketika sudah mengungkapkan segala keluh kesah, sedih dan amarahnya di media social. Hal ini sebenarnya bertujuan agar mereka mendapatkan perhatian dari orang lain kata pakar psikologi dari Universitas Tarumanegara bernama Untung Subroto Dharmawan.

BACA JUGA  7 Cara Membangun Personal Branding di Media Sosial (Medsos) Yang Benar.

Factitious disorder (FD) menyebabkan kurang baiknya komunikasi satu orang dengan yang lainnya, karena terkadang FD ini selalu ingin diperhatikan. Dampaknya adalah ketika ada masalah maka akan membesar dan menimbulkan suasana kondusif terutama jika itu terjadi di lingkungan kerja. Itulah salah satu yang menjadi alasan pihak perusahaan untuk accept atau ignore seorang pelamar.

Sebaliknya ketika suatu akun social media selalu memposting hal-hal positif, prestasi, informasi ataupun untuk online shop yang terpercaya, itu menandakan suatu kepribadian baik dari siempunya medsos.

BACA JUGA  Jasa Kelola Admin Media Sosial ( Jasa Medsos )

Banyak sekali sekarang kasus-kasus buruk yang viral juga karena seringnya mengakses atau meniru perilaku yang dicontohkan oleh pengguna medsos. Misalnya, ada orang yang sering berkata kasar kemudian oleh anak-anak yang masih newbie dan masih ikut-ikutan juga belum mengerti baik buruk dari penggunaan medsos, maka mereka akan menganggap bahwa berkata kasar adalah hal yang wajar dan secara tidak langsung di lain kesempatan mereka akan ikut-ikutan berkata kasar.

Dengan peran sosial media sebagai personal branding maka seharusnya kita bisa lebih bijak dalam menggunakannya. Menunjukkan hal negatif dalam bersosmed sama saja menunjukkan karakter buruk kita.

BACA JUGA  Wajib Tahu! Tanda - Tanda Smartphone Kamu Disadap.

Selain merusak moral orang lain, kita juda merusak citra diri kita sendiri. Sebaliknya hal-hal baik yang kita ungkap atau unggah dalam social media kita, menandakan pribadi positif yang ada dalam diri kita. Bangunlah sebuah brand secara konsisten, jelas, dan memberikan pengaruh positif terhadap orang lain Jadi mulai sekarang, yuk gunakan sosmed untuk membangun brand diri kita yang hal positif dan menginspirasi orang lain! Dengan “menjual” brand yang baik maka orang lain akan menghargai diri kita dengan “nilai” lebih. (kompasiana.com)

1 Trackback / Pingback

  1. Pentingnya Media Sosial Sebagai "Personal Branding" Bagian 1 — BERITA SRAGEN HARI INI - SRAGEN.ONLINE Berita Sragen Online

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*